Daily Update 14 September 2016

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 13 September 2016 ditutup melemah 1,26% pada level 5215. Semua sektor melemah dengan kontribusi pelemahan terbesar pada sektor pertambangan. Investor asing net sell Rp378,2 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah tajam akibat koreksi pada saham sektor energi karena penurunan harga minyak mentah. Saham sektor keuangan juga melemah akibat turunnya potensi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Harga minyak mentah melemah signifikan akibat pernyataan OPEC dan IEA bahwa masih akan tetap terjadi kelebihan minyak di pasar global. Pada hari Senin ada komentar dari tiga pejabat The Fed yang menyatakan untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga, berlawanan dengan pernyataan beberapa pejabat The Fed sebelumnya yang menyarankan untuk segera menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Hal tersebut menambah ketidakpastian di pasar mengenai prospek akan kenaikan suku bunga The Fed, dimana ketidakpastian tersebut baru akan berakhir pada pertemuan The Fed 21 September mendatang. Pelemahan indeks sedikit berkurang setelah Nikkei melaporkan bahwa Bank of Japan berpotensi kembali menurunkan suku bunganya lebih lanjut di teritori negatif. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah. IHSG diperkirakan bergerak dikisaran level 5179 - 5255.


News & Analysis

Biaya Eksplorasi MTFN Bulan Agustus Rp46,1 Miliar


PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) menghabiskan biaya sebesar Rp46.134.090.000 untuk pelaksanaan eksplorasi per Agustus 2016. Pelaksanaan eksplorasi dilakukan dua anak usaha perseroan PT Cahaya Batu Raja Blok (CBRB) dan PT Kuta Etam Petroleum (KEP). CBRB mengeluarkan dana sebesar Rp45.724.090.00 dimana area yang dilakukan aktivitas eksplorasi yakni Sumur Selulu-1 di Kabupaten Ogan Kemiring Ulu Selatan Sumsel dengan hasil pembebasan lahan telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan pembuatan Drilling Site Preparation (DSP) untuk pemboran November 2016. Sedangkan KEP menghabiskan dana Rp410.000.000 di wilayah Sumbur Bantuas-1 Kecamatan Kutai Kartanegara, Kaltim dengan aksi usai dilakukan pembebasan lahan akan dilanjutkan pembuatan DSP dan pemboran dilakukan pada Desember 2016.


Biaya Eksplorasi ANTM Bulan Agustus Rp1,74 Miliar


PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengemukakan bahwa kegiatan eksplorasi pada Agustus 2016 berfokus pada komoditas emas dan nikel dengan jumlah pengeluaran "preliminary" sebesar Rp1,74 miliar. Aktivitas eksplorasi emas dilakukan di Pongkor, Jawa Barat, sementara kegiatan eksplorasi nikel dilaksanakan di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Total biaya eksplorasi preliminary emas ANTM pada bulan Agustus 2016 mencapai Rp958,85 juta. Sedangkan total biaya eksplorasi preliminary nikel ANTM pada Agustus 2016 mencapai Rp781,67 juta.



BIPP Targetkan Operasikan Mal di Manado Tahun 2017


PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) memproyeksi bisa memulai operasi pusat perbelanjaan Star Square di Manado pada 2017. Perseroan tengah mengejar prakomitmen dari calon penyewa. Tahun ini perseroan menargetkan lebih dari 70%, sedangkan pada akhir 2017 ditargetkan mencapai 100%. Beberapa penyewa sudah menjalin prakomitmen untuk menyewa dalam luas yang signifikan, antara lain Transmart dan Cinemaxx. Secara keseluruhan, luas sewa bersih Star Square Mall mencapai 50.000 m2 dengan tarif sewa di luar biaya pemeliharaan mencapai Rp225.000 per m2 per bulan. Dengan asumsi okupansi 70%, per tahun BIPP akan meraih minimal Rp94,5 miliar dari opeasional mall ini.



Biaya Eksplorasi TINS Bulan Agustus Rp79,5 Miliar


Kegiatan eksplorasi PT Timah Tbk (TINS) pada bulan Agustus 2016 menghabiskan dana sebesar Rp79.510.139.542 yang terdiri dari biaya operasional Rp62.268.269.542 dan biaya investasi Rp17.241.870.000. Perseroan menyebutkan kegiatan eksplorasi di laut berupa kegiatan pemboran prospeksi di perairan Bangka dan perairan Kundur menggunakan 5 unit kapal bor. Sedangkan kegiatan eksplorasi di darat meliputi pemetaan geologi, core logging, pengukuran grid bor dan pemboran timah primer di pulau Bangka dan Belitung.



BWPT Dapat Pinjaman Rp1,54 Triliun


PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT) mendapatkan pinjaman senilai Rp1,54 triliun. Perseroan menandatangani letter of undertaking sebagai jaminan dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk mendapatkan pinjaman tersebut. Pinjaman itu akan diterima sejumlah anak usaha, yakni PT Mandiri Kapital Jaya, PT Multikarya Sawit Prima, PT Arrtu Agro Nusantara, PT Arrtu Borneo Perkebunan, dan PT Arrtu Plantaion. Tujuan pinjaman tersebut adalah untuk pembiayaan kembali perkebunan kelapa sawit serta pengembangan usaha perkebunan dan pabrik kelapa sawit anak usahanya.



Pefindo Revisi Outlook Peringkat SMRA Menjadi Negatif


Pefindo merevisi outlook peringkat perusahaan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menjadi negatif dari stabil. Outlook negatif diberikan untuk mengantisipasi perbaikan kinerja keuangan perusahaan yang lebih lambat dari ekspektasi akibat penurunan pendapatan dari bisnis pengembangan properti. Hal ini seiring dengan penurunan permintaan terhadap produk properti. Pefindo menegaskan peringkat SMRA, obligasi berkelanjutan I/2013, dan obligasi berkelanjutan II/2015 pada idA+, sedangkan peringkat Sukuk Ijarah I/2013 dipertahankan pada “dA+(sy).



Stock Pick
INDF

Support pada level 8025 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin INDF ditutup menguat pada 8175.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 8275

CPIN

Terlihat kuat pada support di level 3550 kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level 3590.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3630

BBNI

Terlihat kuat pada support di level 5500, kemarin saham BBNI ditutup menguat pada level 5625.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5725

BBCA

Terlihat kuat pada support di level 14850 kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level 15025.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 15150

BBTN

Terlihat kuat pada support di level 1970, kemarin saham BBTN ditutup menguat pada level 2000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2020

ASII

Terlihat kuat pada support di level 8100, kemarin saham ASII ditutup melemah tipis pada level 8225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 8350





Best Regards,

Ratna Lim

PT Waterfront Securities Indonesia

Sona Topas Tower 15A Floor

Jl. Jendral Sudirman Kav.26

Jakarta 12920

Telp: +6221-250 6355 ext. 1404

Fax : +6221-250 6322

Email: ratna@waterfront.co.id



Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016
Published on 2016-09-15 09:07:52 (GMT +7)

Global Info Regional

 

Global Info Currency

 

Global Info Commodity

NAME LAST CHG %
Crude Oil 37.82 0.55 1.48
CPO 2480 -6 -0.24
Nickel 8610 50 0.58
Tins 14655 60 0.41
Gold 1063.55 -5.44 -0.51
US Coal Daily 43.33 -0.57 -1.3
 

Links

INFO

PT. Waterfront Securities Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh