Daily Update 13 September 2016

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 9 September 2016 ditutup melemah 1,66% pada level 5281. Sektor konsumer menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp914,04 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup melemah signifikan akibat kekhawatiran investor akan tes nuklir di Korea Utara serta komentar para pejabat The Fed yang mengindikasikan akan adanya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Menjelang pertemuan The Fed pada bulan ini, para pejabat The Fed masih mengalami perbedaaan pendapat apakah akan menaikkan suku bunga pada bulan ini atau tidak. Sehingga menimbulkan potensi kenaikan suku bunga pada 21 September nanti menjadi meningkat kembali. Sementara itu harga minyak mentah berbalik melemah karena penurunan cadangan minyak pada pekan lalu lebih disebabkan karena adanya badai tropis. Indeks menguat pada hari Senin setelah adanya komentar beberapa pejabat The Fed yang menyerukan tidak menghilangkan stimulus ekonomi terlalu cepat, sehingga kembali menurunkan potensi kenaikan bunga. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya retail sales, PPI, Philadelphia Fed, industrial production, business inventories, CPI dan Mich Sentiment. Untuk IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG diperkirakan bergerak dikisaran level 5251 - 5345



News & Analysis

BNGA Nyatakan Telah Penuhi Aturan Free Float

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan telah memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat khususnya terkait kepemilikan saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama paling kurang 7,5% dari modal disetor (free float). Pemenuhan tersebut dilakukan melalui pengalihan 5,4% saham BNGA yang dipegang oleh CIMB Group selaku pemegang saham pengendali CIMB Niaga kepada pemegang saham publik. Dengan demikian, terjadi perubahan komposisi pemegang saham BNGA per 30 Agustus 2016 menjadi CIMB Group sebesar 92,50% (termasuk kepemilikan melalui PT Commerce Kapital), dan pemegang saham publik sebesar 7,5%.

HIMBARA Kerja Sama Dengan TLKM

Himpunan Bank-bank milik Negara (HIMBARA) bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) membentuk sebuah perusahaan Prinsipal yang akan memfasilitasi proses switching transaksi di antara bank-bank HIMBARA. Pembentukan ekosistem National Payment Gateway (NPG) merupakan salah satu inisiatif strategis yang menyokong visi pemerintahan Republik Indonesia untuk terwujudnya Indonesia yang berdaulat mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong dan mendorong BUMN menjadi agen pembangunan. Dengan terciptanya ekosistem NPG, diharapkan akan tercipta efisiensi di dalam sistem pembayaran nasional.

MYRX Targetkan Marketing Sales Rp1,8 Triliun

PT Hanson International Tbk (MYRX) menargetkan prapanjualan atau marketing sales sebanyak Rp1,8 triliun hingga akhir 2016. Hingga Juni 2016, raihan prapenjualan perseroan telah melampaui Rp1 triliun. Perseroan masih akan mengandalkan penjualan dari dua proyek di Maja dan Serpong. Proyek Citra Maja Raya merupakan kerja sama operasi antara anak usaha MYRX, PT Mandiri Mega Jaya dengan PT Ciputra Residence, anak usaha PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Citra Maja Raya memiliki konsesi lahan seluas 2.000 hektare. Dari proyek Citra Maja Raya, sepanjang 2015 MYRX dan CTRA telah mengumpulkan prapenjualan sebanyak Rp1,5 triliun.

TELE Ambil Alih Saham Simpatindo

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) menegaskan proses pengambilalihan saham PT Simpatindo Multi Media merupakan transaksi bisnis biasa antar perusahaan swasta sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Pengambialihan Simpatindo oleh perseroan merupakan transaksi business-to-business biasa antara perusahaan swasta. Perseroan melakukan pengambilalihan untuk memperkuat pangsa pasarnya di bidang distribusi voucher telepon seluler di Indonesia.

CTRA Akan Bekerja Sama Dengan MYRX dan BIPP

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan bekerja sama dengan PT Hanson International Tbk (MYRX) dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) guna menggarap lahan selas 266 hektare di Maja Banten.kerja sama ditandatangani antara PT Ciputra Residence, anak usaha CTRA dengan PT Putera Asih Laksana, anak usaha patungan MYRX dan BIPP. Proyek kerja sama yang disepakati adalah Citra Maja Raya 2. Lahan yang akan digarap merupakan perluasan dari pengembangan proyek Citra Maja Raya seluas 2.000 hektare. Proyek Citra Maja Raya merupakan bagian dari pengembangan Kota Baru Publik Maja seluas 10.000 hektare.

ECII Akan Buyback Saham Tahap II

PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) melakukan pembelian saham kembali (buyback) tahap kedua setelah sebelumnya melakukan buyback tahap I pada periode 21 September 2015 hingga 20 Desember 2015. Perseroan belum maksimal melakukan buyback pada pelaksanaan di tahap I dengan rincian total saham yang dibeli sebanyak 36.809.100 saham. Presentase dana yang telah digunakan dengan modal disetor adalah 11,09%. Jumlah dana maksimum buyback saham perseroan sebanyak Rp 150 miliar. Jumlah dana yang sudah digunakan pada tahap I tersebut hanya sebanyak Rp43,7 miliar, sehingga perseroan masih punya sisa jumlah dana yang belum terpakai sebanyak Rp 106 miliar



Stock Pick
SMGR

Support pada level 9900 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin SMGR ditutup menguat pada 10050.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 10175

CPIN

Terlihat kuat pada support di level 3530 kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level 3570.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3610

PGAS

Terlihat kuat pada support di level 2770, kemarin saham PGAS ditutup menguat pada level 2810.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2840

AKRA

Terlihat kuat pada support di level 6650 kemarin saham AKRA ditutup menguat pada level 6800.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6900

BBTN

Terlihat kuat pada support di level 1970, kemarin saham BBTN ditutup menguat pada level 2000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2020

ASII

Terlihat kuat pada support di level 8100, kemarin saham ASII ditutup melemah tipis pada level 8225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 8350



Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322



Disclaimer:


This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016
Published on 2016-09-15 09:06:09 (GMT +7)

Global Info Regional

 

Global Info Currency

 

Global Info Commodity

NAME LAST CHG %
Crude Oil 37.82 0.55 1.48
CPO 2480 -6 -0.24
Nickel 8610 50 0.58
Tins 14655 60 0.41
Gold 1063.55 -5.44 -0.51
US Coal Daily 43.33 -0.57 -1.3
 

Links

INFO

PT. Waterfront Securities Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh